WHAT'S NEW?
Loading...

Menteri Susi Bakal Relokasi Nelayan ke Laut Arafura dan Natuna

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Kelautan dan Perikanan Susiokasi-nelayan-ke-laut-arafura-dan-natuna

asi para nelayan dari wilayah Barat ke Timur Indonesia akibat overfishing. Salah satunya merelokasi nelayan ke laut Arafuru.

Dia mengaku, maritim Indonesia harus menuju sektor kelautan dan perikanan yang berkesinambungan (suistanable fisheries). Karena itu, Kementerian Kelautan dan Perikanan getol menerbitkan peraturan untuk memberantas illegal fishing sampai larangan penggunaan penangkap ikan berbahaya seperti cantrang, trawl dan puket hela.

"Kami ingin menuju suistanable fisheries. Nanti cantrang, trawl kami ganti pakai jaring ramah lingkungan karena kami mesti salurkan mereka (nelayan)," terang dia di kantornya, Jakarta, Senin (23/3/2015).

Susi menuturkan, sumber daya ikan di wilayah Jawa Bagian Utara terkuras karena maraknya illegal fishing. Relokasi pun menjadi alternatif bagi nelayan untuk tetap melaut dan memperoleh mata pencaharian.

"Kalau wilayah laut dicuri illegal fishing-nya, kemana lagi mereka mesti perg. Ke wilayah pulau kecil, nanti ada konflik. Makanya Laut Arafuru jadi tempat kita menyalurkan nelayan yang wilayahnya overfishing," terang dia. 

Di sisi lain, Susi mengaku masih membahas mengenai wacana zonasi laut. Dalam instruksinya, KKP berencana menjadikan daerah 0-4 mil laut sebagai zona konservasi.

Zona konservasi itu akan dibangun bersama rencana zonasi laut nasional dengan wilayah jangkauan 0-200 mil yang akan diselesaikan KKP pada tahun ini.

"Kami sedang membahasnya. Itu rencana kami menempatkan orang-orang yang wilayah lautnya sudah overfishing tapi tidak boleh dengan trawl. Ada juga Pulau Natuna, kami bisa arahkan nelayan ke sana," pungkas Susi. (Fik/Ahm)

Sumber Berita:
liputan6.com/bisnis/read/2195664/menteri-susi-bakal-relokasi-nelayan-ke-laut-arafura-dan-natuna

Sumber Gambar: 

setkab.go.id/wp-content/uploads/2015/06/Gd-KKP.jpg

0 komentar:

Posting Komentar